Menumbuhkan Taji Yang patah

Menumbuhkan Taji Yang patah

Menumbuhkan Taji Yang patah Menumbuhkan Taji Yang patah - Kadang kala memiliki ayam aduan memiliki resiko taji yang patah. Tanpa taji ayam seperti ha

Melatih Nafas Ayam Aduan
Ciri Ayam Burma Dari Myanmar
Menjemur dan Memijat Ayam Aduan
Latihan Menghindar Ayam Aduan
5 Metode Merawat Ayam Bangkok Bertukar Bulu

Menumbuhkan Taji Yang patah

Menumbuhkan Taji Yang patah – Kadang kala memiliki ayam aduan memiliki resiko taji yang patah. Tanpa taji ayam seperti harimau tanpa gigi. Namun bila itu terjadi tidak perlu kuatir, taji tersebut bisa ditumbuhkan kembali walaupun kualitasnya tidak seperti yang pertama

MENUMBUHKAN KEMBALI TAJI YANG PATAH

  1. Jalu patah bisa terjadi saat di abar
  2. Taji Ayam pempunyai 2 lapisan. Lapisan luar adalah tulang, bersifat keras sedangkan bagian dalam lunak.Mulai Ayam kecil, taji Ayam terus mengalami pertumbuhan hingga yam dewasa. secara alami taji digunakan untuk memeukul lawan atau memukul benda keras yang dirasa membahayakan Ayam. Jika taji patah maka bagian dalam akan mengering dan terkadang tidak bisa tumbuh lagi.
  3. Bagaimana jika terjadi taji Ayam kesayangan patah, maka buatlah ramuan yang terdiri dari campuran serbuk tempurung dan madu.selanjutnya oleskan pada taji yang patah. patahan tidak akan mengering dan memungkinkan untuk tumbuh lagi.Taji Ayam sejenis dengan bulu landak juga sirip ikan. Secara normal tumbuh pada kaki bagian belakang diatas jari kecil Ayam yang menghadap kebelakang.Ada Ayam yang istimewa karena memiliki taji di 1 kaki.

MERAWAT TAJI SEBAGAI SENJATA

  1. Perwatan taji yang bisa dilakukan adalah mengusapnya dengan kunyit,” kunyit dapat membuat taji padat,kuat dan halus, dengan pemberian kunyit warna taji semakin mantap , selain itu pemilik juga harus mampu merawatnya memekai ampelas yang paling halus. sebelum di mapelas, taji tersebut dapat diruncingkan dengan silet atau pisau, bentuknya dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan, seperti taji lutus dengan ujung runcing atau taji melengkubng dengan ujung runcing setelah itu baru diampelas pelan-pelan.
  2. pengampelasan juga harus dilakukan secara periodik, karena taji dapat tumbuh dan kondisinya kadang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, karena itu pengasahan taji harus selalu diperhatikan.
  3. Strategi yang juga harus diperhatikan dalam menghadapi Ayam petarung lain yang juga bertaji adalah harus dilakukan pengamatan bentuk taji, jika bentuk dan ukurannya sama kita tinggal mempertajam atau memperuncing taji.
  4. setelah Ayam dibandingkan dan sepadan dengan Ayam lawan, tidak langsung tinggal diam, menjelang sabung terlebih dahulu taji Ayam diasah dahulu dengan ampelas, untuk memastikan ketajamannya, baru setelah itu kakinya dibasuh dengan air dan dikeringkan dengan kain, jangan lupa juga harus memberinya makan seggengam nasi, sebagai syarat saja.